Alfa Romeo Memperpanjang Umur Giulia dan Stelvio Quadrifoglio Di Tengah Kekhawatiran Permintaan EV

Alfa Romeo akan kembali menerima pesanan model Giulia dan Stelvio Quadrifoglio berperforma tinggi di Inggris mulai bulan Maret, setelah memperpanjang masa produksi hingga tahun 2027. Keputusan ini diambil saat perusahaan mengevaluasi kembali strategi kendaraan listriknya sebagai respons terhadap adopsi kendaraan listrik yang lebih lambat dari perkiraan konsumen.

Elektrifikasi yang Tertunda: Pergeseran Strategi

Awalnya dijadwalkan untuk digantikan oleh penerus serba listrik, Giulia dan Stelvio telah diberikan penangguhan hukuman. Model generasi berikutnya, yang sebelumnya diharapkan hadir pada pertengahan tahun 2025, telah ditunda sementara Alfa Romeo mengintegrasikan opsi powertrain hybrid ke dalam desainnya. Perusahaan kini bermaksud untuk menawarkan alternatif listrik dan hibrida di masa depan, mengingat permintaan yang terus-menerus terhadap mesin pembakaran internal.

Model Saat Ini Tetap Dijual

Giulia dan Stelvio yang ada akan tetap tersedia dengan powertrain terbaru yang memenuhi standar emisi dan keselamatan saat ini. Pembeli dapat memilih antara mesin bensin empat silinder 278bhp atau V6 2,9 liter yang ikonik. Opsi diesel telah dihentikan. Varian Quadrifoglio berperforma tinggi, yang sebelumnya dihentikan produksinya pada September 2025, akan melanjutkan produksi di Cassino, Italia, mulai April 2026.

Alasan Alfa Romeo: Fokus pada Pengalaman Berkendara

CEO Alfa Romeo Santo Ficili menegaskan keputusan melanjutkan produksi sebagai komitmen kepada pelanggan yang mengutamakan performa dan kenikmatan berkendara. Menurut Ficili, model Quadrifoglio mewakili ekspresi paling murni dari warisan olahraga Alfa Romeo dan diperuntukkan khusus bagi para penggemar.

“Kami membuka kembali pesanan Giulia dan Stelvio Quadrifoglio untuk memenuhi janji yang diberikan kepada pelanggan kami yang sangat memperhatikan performa ekstrem dan emosi murni yang melekat dalam DNA Alfa Romeo.”

Realitas Pasar: Permintaan ICE Tetap Ada

Langkah ini mengakui berlanjutnya kekuatan pasar mesin pembakaran internal (ICE). Bos Alfa Romeo Inggris Jules Tilstone menunjukkan bahwa 80% pasar otomotif Inggris masih menyukai kendaraan ICE, dengan permintaan yang kuat untuk mobil berperforma fun-to-drive seperti Giulia dan Stelvio. Meskipun merupakan salah satu desain tertua di segmennya (diperkenalkan pada tahun 2015 dengan sedikit pembaruan), model ini tetap populer karena desainnya yang abadi dan dinamika berkendara.

Kepatuhan terhadap Peraturan: Perubahan Minimal yang Diharapkan

Meskipun sebagian besar powertrainnya tidak akan berubah, Alfa Romeo telah memastikan bahwa powertrain tersebut memenuhi persyaratan peraturan saat ini. Apakah modifikasi besar-besaran diperlukan untuk memenuhi standar emisi Euro 7 yang akan datang masih belum dapat dikonfirmasi, meskipun Tilstone menyatakan bahwa powertrainnya akan tetap sama secara efektif.

Kebangkitan model Quadrifoglio merupakan respons langsung terhadap kondisi pasar dan preferensi pelanggan. Dengan memperpanjang siklus hidup mobil performa tinggi tercinta ini, Alfa Romeo mengadaptasi strategi elektrifikasinya agar selaras dengan permintaan dunia nyata.