Ford telah mengumumkan rencana untuk memperkenalkan lima model baru dengan harga di bawah $40.000 ke pasar AS pada akhir dekade ini. Langkah ini dilakukan karena rata-rata harga mobil baru secara historis tetap tinggi, mencapai puncak $50.326 pada Desember 2023, menurut Cox Automotive. Keputusan ini menandai perubahan signifikan bagi produsen mobil tersebut, yang sebagian besar fokus pada truk dan SUV dalam beberapa tahun terakhir.
Mengatasi Kebutuhan Pasar yang Berkembang
Harga rata-rata kendaraan baru telah meningkat tajam, menciptakan kesenjangan di pasar untuk pilihan yang terjangkau. Ford menyadari kebutuhan ini dan bermaksud mengisinya dengan beragam jajaran produk termasuk mobil, truk, SUV, dan van. Semua model akan menampilkan powertrain “multi-energi”, yang mencakup mesin pembakaran, hibrida, dan kendaraan listrik.
Kembalinya Mobil yang Telah Lama Ditunggu
Selama bertahun-tahun, Ford kekurangan penawaran mobil khusus di AS, dengan Mustang menjadi satu-satunya model non-truk/SUV. Penghentian kendaraan populer seperti Fiesta, Focus, Fusion, dan Taurus didorong oleh kekhawatiran profitabilitas, seperti yang diungkapkan sebelumnya oleh CEO Jim Farley. Mobil baru ini, yang pertama dari jenisnya selama bertahun-tahun bagi Ford di AS, akan memiliki desain yang segar, bukan desain ulang dari model yang sudah ada.
Listrik dan Ekspansi Global
Di luar AS, Ford memperluas jajaran kendaraan listrik (EV) melalui kemitraan dengan Renault. Kedua perusahaan akan bersama-sama mengembangkan dua model baru yang dibangun di atas platform Ampere EV Renault, yang akan diluncurkan di Eropa pada tahun 2028. Kendaraan ini dapat mencakup hatchback atau crossover, sehingga memperluas penawaran Ford di pasar internasional utama.
Kesimpulannya
Komitmen Ford terhadap model yang lebih terjangkau merupakan respons strategis terhadap permintaan pasar. Dengan kembali memasuki segmen mobil dan menggunakan powertrain berlistrik, produsen mobil ini bertujuan untuk mendapatkan kembali pijakan di segmen yang sebelumnya ditinggalkan karena kendala keuangan. Pergeseran ini menunjukkan bahwa Ford sedang beradaptasi dengan preferensi konsumen yang terus berubah dan mengupayakan pertumbuhan berkelanjutan dalam lanskap otomotif yang terus berubah.
