Kosmera, sebuah startup otomotif baru, meluncurkan dua kendaraan di CES — sedan ramping dan hypercar berperforma tinggi. Model terakhir, yang memiliki tenaga hingga 1.877 tenaga kuda, telah menarik perhatian, namun rincian menunjukkan bahwa model ini mungkin tetap menjadi model pameran dan bukan model produksi.
Klaim Desain dan Performa
Gambar teaser hypercar tersebut mengungkapkan isyarat desain yang mengingatkan pada Alfa Romeo dan Bugatti, menampilkan gril tebal, bodywork montok, dan spoiler belakang yang menonjol. Kosmera mengklaim kendaraan ini akan memadukan “warisan supercar klasik dengan teknologi generasi mendatang”, yang menghasilkan 469 tenaga kuda per roda.
Perusahaan ini menonjolkan rasio daya terhadap berat yang mendekati 1:1** dan sasis canggih yang dibuat dari komposit kelas kedirgantaraan dan logam cetak 3D untuk “kekakuan torsi yang luar biasa”. Ia juga menjanjikan sistem suspensi revolusioner yang mampu beralih antara pengendaraan mulus dan kekakuan siap lintasan.
Fitur Teknologi Tinggi
Hypercar Kosmera dilengkapi “AI Coach” yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan pengemudi menggunakan augmented reality, menampilkan garis balap optimal pada tampilan head-up. Sebuah “mekanisme buka kunci roda kemudi ganda” yang unik juga disebutkan, meskipun fungsinya masih belum jelas.
Status Prototipe dan Masalah Produksi
Terlepas dari klaim ambisius tersebut, Kosmera mengklarifikasi bahwa kendaraan ini hanyalah prototipe untuk tampilan statis. Tidak ada rencana konkret untuk produksi atau ketersediaan. Selain itu, pengajuan merek dagang perusahaan di Tiongkok, di bawah Xing Chen Future Automotive Technology Co Ltd, menunjukkan bahwa hypercar tersebut kemungkinan tidak akan dijual di pasar AS.
Meskipun hypercar Kosmera menampilkan tujuan teknis yang mengesankan, statusnya sebagai mobil pameran menimbulkan keraguan tentang ketersediaannya di dunia nyata. Fokus pada desain dan teknologi, ditambah dengan asal-usul perusahaan dan detail merek dagang, menunjukkan bahwa kendaraan ini mungkin tidak akan pernah berkembang melampaui pameran CES.
















