Gordon Murray T.50 Pecahkan Rekor Lintasan, Melampaui Pembalap GT3 dengan 7 Detik

Niki Lauda yang dikemudikan Gordon Murray T.50, hypercar yang berfokus pada lintasan yang dikembangkan selama lima tahun, telah secara resmi membuktikan dominasinya: ia mampu melaju di Sirkuit Internasional Bahrain dalam waktu 1:53.03, tujuh detik lebih cepat dibandingkan waktu mobil balap GT3 mana pun yang pernah tercatat dan kira-kira sepuluh detik lebih cepat dibandingkan rata-rata putaran GT3 pada umumnya. Hasil ini menegaskan bahwa T.50 tidak hanya cepat di atas kertas, namun juga merupakan pemimpin dalam performa.

Data Performa Tak Tertandingi

Dikendarai oleh Dario Franchitti, prototipe T.50 XP3 mencapai kekuatan pengereman puncak 3g, mempertahankan 2,7g saat melewati tikungan, dan mencapai kecepatan tertinggi 184 mph (296 km/jam). Angka-angka ini menunjukkan seberapa besar cengkeraman dan tenaga yang dimiliki Murray pada mesin ini. Sirkuit Bahrain dipilih karena perpaduan tantangan kecepatan tinggi, titik pengereman yang intens, dan suhu yang sangat panas – kondisi yang dirancang untuk mendorong kendaraan hingga batas maksimalnya.

Tenaga Mesin V12

T.50s ditenagai oleh mesin V12 3,9 liter natural-aspirated yang bersumber dari Cosworth, disetel untuk menghasilkan 761 hp pada 11.500 rpm, dengan redline yang diperpanjang hingga 12.100 rpm. Peningkatannya mencakup kepala silinder yang direvisi, profil camshaft yang agresif, dan rasio kompresi 15:1. Mesinnya juga dilengkapi saluran masuk udara baru dan sistem pembuangan Inconel yang ringan. Ditambah dengan transmisi semi-otomatis enam percepatan dan elemen aerodinamis yang agresif, T.50 menghasilkan downforce hingga 2.645 lbs (1.199 kg).

Masukan Pengemudi

“T.50 adalah mobil paling menarik yang pernah saya kendarai,” kata Franchitti usai sesi. Dia menambahkan bahwa mobil ini melampaui semua model track-only dan bahkan mobil balap pemenang kejuaraan miliknya dalam kenikmatan berkendara murni. Responsif, performa, suara, pengereman, dan stabilitas mobil semuanya digambarkan sebagai “sempurna”.

Produksi Terbatas

Hanya 25 unit T.50 yang akan dibuat, dan semuanya sudah pra-penjualan. Kendaraan ini ditujukan untuk penggemar trek serius yang menginginkan pengalaman berkendara yang berbeda dari yang lain.

T.50 bukan sekadar hypercar; ini mewakili penolakan yang disengaja terhadap tren otomotif modern seperti turbocharging dan alat bantu elektronik demi penggunaan mekanis mentah. Hal ini menjadikannya proposisi unik di pasar saat ini.

Попередня статтяLewis Hamilton: Melampaui Angka, Ikon Motorsport