Hyundai Bayon adalah crossover kecil yang menyegarkan di pasar yang dibanjiri dengan pilihan yang rumit dan mahal. Meskipun tidak memenangkan kontes kecantikan apa pun, mobil ini memberikan pengalaman berkendara yang praktis, lengkap, dan menyenangkan dengan harga yang kompetitif.
Desain Khas, Fitur Praktis
Desain eksterior Bayon halus namun khas, menonjol tanpa mencolok. Lampu siang hari yang tidak biasa, bagian belakang yang meruncing, dan aksen gelap pada trim Garis Hitam memberikan tampilan yang unik.
Fitur standarnya berlimpah, termasuk dua layar 10,25 inci, lampu LED, kursi dan roda kemudi berpemanas, dan Apple CarPlay/Android Auto berkabel. Trim yang lebih tinggi (Tech Line) menambahkan roda 17 inci, sensor parkir, pencahayaan sekitar, integrasi ponsel cerdas nirkabel, dan entri tanpa kunci. Paket Teknologi dengan tambahan £1000 menambahkan sunroof, kaca depan akustik, dan sistem suara Bose.
Keselamatan diprioritaskan, dengan fitur standar seperti bantuan batas kecepatan cerdas, bantuan menjaga jalur, dan penghindaran tabrakan ke depan.
Posisi di Pasar
Bayon sangat cocok di antara supermini i20 Hyundai (lebih murah £750) dan SUV Kona yang lebih besar (lebih mahal £3500). Kia Stonic adalah pesaing terdekatnya, menawarkan pengalaman serupa dengan harga lebih murah.
Interior: Fungsional, Tidak Mewah
Di dalam, Bayon mengutamakan kegunaan daripada kemewahan. Tata letak dasbornya logis, dengan tombol fisik untuk pengatur suhu, kursi berpemanas, dan infotainment. Kursinya nyaman, dan roda kemudi menawarkan banyak penyesuaian.
Namun, material interiornya keras dan gatal, serta kurang memiliki bakat desain. Ruang penumpang belakang memadai namun dibatasi oleh garis atap yang landai. Bagasi 411 liter termasuk yang terbesar di kelasnya, bertambah menjadi 1.205 liter dengan kursi belakang dilipat.
Mesin dan Pengalaman Berkendara
Hyundai secara mengejutkan telah menghilangkan bantuan hybrid ringan dan memilih mesin sederhana non-listrik. Mesin tiga silinder 1.0 liter berkekuatan 89bhp memberikan tenaga yang cukup untuk berkendara sehari-hari, dengan waktu 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 10 detik.
Bayon secara mengejutkan menarik untuk dikendarai, berkat bobotnya yang ringan (lebih dari 1000kg) dan sasis yang disetel dengan baik. Gearbox manual menawarkan lebih banyak umpan balik dibandingkan rival seperti Volkswagen T-Cross atau Nissan Juke.
Dengan roda 16 inci, pengendaraannya nyaman dan menyerap benturan dengan baik. Roda 17 inci memberikan ketegasan. Kemudinya tidak setajam Ford Puma tapi lebih baik dari Toyota Yaris Cross atau Skoda Kamiq.
Nilai dan Putusan
Bayon mewakili nilai yang baik, terutama pada trim Black Line dengan roda yang lebih kecil dan harga yang lebih murah. Tech Line layak dipertimbangkan jika integrasi ponsel cerdas nirkabel dan stereo yang lebih baik sangat penting.
Penghematan bahan bakar solid, mencapai MPG setinggi 40an dalam pengujian di dunia nyata. Bayon adalah crossover yang menyenangkan, praktis, dan terjangkau yang menonjol karena pendekatannya yang lugas di segmen yang sering kali didominasi oleh alternatif yang direkayasa secara berlebihan.
Hyundai Bayon adalah pilihan menarik bagi pembeli yang menginginkan crossover kecil yang menghadirkan kepraktisan dan kenikmatan berkendara.
