Infiniti berencana memperluas pilihan mesin untuk SUV QX65 mendatang, dengan menambahkan mesin V-6 pada model tahun kedua (musim panas 2027). Langkah ini menandakan pergeseran yang lebih luas ke arah kendaraan yang berorientasi pada performa dalam merek tersebut, termasuk potensi trim Red Sport di masa depan.
Kembali ke Performa
QX65, yang akan tiba di ruang pamer sebagai model 2027, pada awalnya akan diluncurkan dengan mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged berkekuatan 268 tenaga kuda—unit yang sama yang ditemukan di QX60. Namun, setahun kemudian, pabrikan mobil tersebut bermaksud memperkenalkan mesin V-6 3,5 liter yang lebih bertenaga yang bersumber dari Nissan Pathfinder.
Peningkatan Daya
V-6 kemungkinan akan disetel hingga menghasilkan sekitar 300 tenaga kuda, selaras dengan strategi Infiniti dalam menawarkan varian performa lebih tinggi di seluruh jajarannya. V-6 Pathfinder menghasilkan 284 tenaga kuda dalam trim standar, tetapi edisi Rock Creek meningkatkan output menjadi 295, menunjukkan Infiniti akan mengekstraksi lebih banyak tenaga untuk QX65.
Pergeseran Strategi yang Lebih Luas
Keputusan ini merupakan bagian dari perombakan besar-besaran pada Infiniti, yang juga mencakup menghidupkan kembali sedan Q50 dengan potensi V-6 twin-turbo dan opsi transmisi manual. QX60 juga mungkin menerima mesin V-6 dari Pathfinder, yang menjadi landasan bagi kedua model untuk akhirnya menawarkan versi Red Sport.
“V-6 masih menjadi raja di segmen ini dalam hal persepsi tenaga,” kata salah satu sumber kepada Automotive News. “Infiniti pada akhirnya menginginkan model performa untuk setiap kendaraan, dan V-6 membuatnya lebih mudah.”
Fokus baru Infiniti pada kinerja mencerminkan pasar yang kompetitif di mana pembeli sering menyamakan tenaga yang lebih tinggi dengan kemewahan dan keinginan. Dimasukkannya mesin V-6 akan memungkinkan QX65 bersaing lebih efektif melawan rival yang menawarkan opsi serupa.
Langkah ini menggarisbawahi arah strategis yang jelas: Infiniti secara aktif memantapkan kembali dirinya sebagai merek yang memprioritaskan pengalaman berkendara dan performa, dibandingkan hanya mengandalkan kenyamanan atau penghematan bahan bakar.
