Mercedes-Benz GLA berikutnya siap untuk mendefinisikan kembali segmen SUV kompak, memadukan estetika familiar dengan arsitektur internal yang dirombak total. Meskipun eksteriornya mempertahankan bentuk khas kendaraan, di bawah kap terdapat platform Modular Architecture (MMA) baru yang dirancang untuk mengakomodasi powertrain listrik dan hybrid.
Desain Evolusioner, Teknologi Canggih
Mercedes mengambil pendekatan evolusioner terhadap desain GLA. Bagian depan dilengkapi gril yang lebih tegak, dengan variasi untuk model hybrid (saluran masuk pendingin) dan listrik (panel tertutup). Lampu depan ramping dengan aksen LED horizontal dan lampu DRL berbentuk bintang menggemakan gaya GLB yang baru saja diperbarui. Profilnya tetap mempertahankan siluet hatchback yang ditinggikan, memastikan kesan sporty dan kompak. Di bagian belakang, lampu belakang LED berbentuk bintang diintegrasikan ke dalam lingkaran cahaya terus menerus, menciptakan ciri khas cahaya.
Di dalam, GLA diharapkan mengadopsi MBUX Superscreen terbaru, yang mencakup seluruh dashboard. Tampilan pilar-ke-pilar ini menggabungkan cluster instrumen, sistem infotainment, dan layar penumpang opsional menjadi satu panel kaca. Kabin juga akan dilengkapi asisten virtual bertenaga Google, suara 3D Burmester, dan pembaruan over-the-air, serta bahan daur ulang bermutu tinggi dan ruang interior yang lebih baik.
Pilihan Tenaga Listrik dan Hibrida
Platform MMA memungkinkan konfigurasi powertrain serbaguna. Model listrik akan menggunakan sistem 800 volt dengan baterai NMC 85 kWh, menawarkan jangkauan 337 hingga 392 mil (WLTP) dan mendukung pengisian cepat DC hingga 320 kW. Opsi outputnya mencakup penggerak roda belakang dengan tenaga 268 hp (200 kW) dan penggerak semua roda motor ganda yang menghasilkan tenaga hampir 350 hp (257 kW).
Versi hybrid akan menampilkan mesin empat silinder 1,5 liter turbocharged yang dipasangkan dengan sistem 48 volt dan motor listrik terintegrasi. Model-model ini akan berkisar dari 136 hp (100 kW) hingga 190 hp (140 kW), dengan opsi penggerak depan dan semua roda. Varian performa yang disetel AMG, berpotensi melebihi 500 hp dalam bentuk listrik, juga direncanakan untuk pengembangan selanjutnya.
Pasar yang Ramai, Strategi yang Penuh Perhitungan
GLA memasuki pasar yang kompetitif melawan rival seperti BMW X1/iX1, Audi Q3, Genesis GV60, Volvo EX30, Polestar 4, dan Lexus UX. Mercedes menyeimbangkan inovasi dengan pengenalan merek, memilih desain ulang yang evolusioner daripada perubahan radikal. Pendekatan ini menyarankan fokus pada penyempurnaan kekuatan yang ada dibandingkan mengambil risiko besar.
GLA serba listrik diperkirakan akan debut pada tahun 2024, dengan varian hybrid dan AMG menyusul pada tahun 2027. Garis waktu ini mencerminkan peluncuran yang hati-hati namun disengaja, memastikan Mercedes mempertahankan pijakannya di segmen SUV kompak premium.
Kesuksesan GLA bergantung pada kemampuannya menghadirkan perpaduan menarik antara kemewahan, efisiensi, dan kinerja di pasar yang sangat kompetitif. Pendekatan tambahan yang dilakukan Mercedes mungkin terbukti strategis, namun hanya waktu yang akan membuktikan apakah pendekatan ini cukup untuk menonjol dari yang lain.


















