Nissan Ariya: Review Komprehensif SUV Listrik

Nissan Ariya menandai langkah maju yang signifikan bagi produsen mobil Jepang di pasar SUV listrik yang kompetitif. Kendaraan keluarga serba listrik ini memadukan kepraktisan dengan berkendara tanpa emisi, menawarkan interior yang apik dan harga yang kompetitif. Namun, meskipun Ariya mampu memberikan kinerja yang baik dalam banyak hal, efisiensi di dunia nyata dan teknologi kuno menghambatnya untuk menjadi yang terdepan di kelasnya.

Desain dan Kualitas Interior

Ariya menonjol dengan gayanya yang khas, terutama dalam warna yang menarik seperti Tembaga Akatsuki. Di dalam, kabinnya terkesan dengan material premium dan kualitas bangunan yang kokoh, melampaui banyak rival bermerek Volkswagen ID. Level trim yang lebih tinggi, seperti Advance dan Evolve, dilengkapi dengan fitur-fitur seperti sistem infotainment 12,3 inci, pengisian daya telepon nirkabel, kamera 360 derajat, dan kursi berpemanas/berventilasi. Konsol tengah geser elektrik pada trim Evolve menambahkan sentuhan kemewahan.

Meskipun bernuansa kelas atas, resolusi layar sistem infotainment tampak kuno, dan daya tanggapnya tidak sesuai dengan kehalusan sistem Renault (mengingat platform CMF-EV yang digunakan bersama). Trim Nismo menawarkan sentuhan sporty seperti roda kemudi bertanda merah, namun secara keseluruhan, interiornya sebagian besar tetap mirip dengan trim bawah.

Performa dan Pengalaman Berkendara

Ariya menawarkan perjalanan yang nyaman dan halus, ideal untuk kehidupan keluarga. Suspensinya secara efektif menyerap ketidaksempurnaan jalan, bahkan pada roda yang lebih besar, membuat perjalanan jauh menjadi lebih mudah. Bobot kendaraan (sekitar 1.950–2.220 kg tergantung pada baterai dan drivetrain) cukup terasa, tetapi Ariya menangani tikungan dengan cengkeraman yang cukup.

Nissan menawarkan dua pilihan baterai: unit 63 kWh dengan jangkauan sekitar 250 mil dan unit 87 kWh dengan jangkauan hingga 329 mil. Model entry-level 63 kWh menghasilkan 214 bhp, sedangkan versi 87 kWh menawarkan hingga 239 bhp. Model penggerak semua roda (e-4ORCE) menghasilkan 302 bhp, berakselerasi dari 0–62 mph dalam 5,7 detik. Varian Nismo meningkatkan tenaga hingga 429 bhp, mencapai akselerasi 0–62 mph dalam 5,0 detik. Terlepas dari angka performanya, pengalaman berkendara Ariya tidak terlalu mendebarkan; mengutamakan kenyamanan dibandingkan handling yang sporty.

Jangkauan, Pengisian Daya, dan Biaya Pengoperasian

Efisiensi Ariya di dunia nyata tertinggal dibandingkan pesaing seperti Genesis GV60 dan Skoda Enyaq. Model 63 kWh mampu mencapai kecepatan sekitar 6,7 mil per kWh, sedangkan e-4ORCE 87 kWh mencapai sekitar 3,0–3,2 mil per kWh. Waktu pengisian daya bervariasi: pengisian ulang 10–80% hingga 130 kW memerlukan waktu sekitar 30 menit.

Pengisian daya di rumah memerlukan waktu sekitar 10 jam untuk baterai 63 kWh dan 14 jam untuk unit 87 kWh yang lebih besar menggunakan wallbox 7,4 kW. Ariya menyertakan pompa panas standar untuk meningkatkan jangkauan musim dingin, tidak seperti beberapa pesaingnya yang fitur ini bersifat opsional.

Biaya operasional harus rendah, terutama bagi pengemudi mobil perusahaan yang mendapat manfaat dari tarif pajak Benefit-in-Kind (BiK) yang rendah. Namun, kelompok asuransi tergolong tinggi (30–41), dan model yang lebih mahal mungkin dikenakan pajak mobil mewah tambahan.

Penyusutan dan Kepemilikan

Ariya diharapkan dapat mempertahankan antara 49–59% dari nilai aslinya setelah tiga tahun, dengan retensi yang lebih baik untuk model yang dilengkapi dengan baterai lebih besar yaitu 87 kWh. Ini sedikit lebih tinggi dari Hyundai Ioniq 5, tetapi lebih rendah dari beberapa varian Skoda Enyaq.

Kesimpulan

Nissan Ariya adalah SUV listrik solid yang unggul dalam kenyamanan, kehalusan, dan kualitas interior. Namun, efisiensinya yang biasa-biasa saja, infotainment yang ketinggalan jaman, dan dinamika berkendara yang membosankan menghalanginya untuk mencapai potensi maksimalnya. Terlepas dari kekurangan tersebut, Ariya tetap menjadi pilihan kompetitif di pasar kendaraan listrik yang berkembang pesat, terutama bagi pembeli yang mengutamakan kepraktisan dan pengalaman kabin premium.

Попередня статтяLamborghini Pecahkan Rekor Penjualan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Наступна статтяFiat Scudo 2026: Van Ukuran Menengah Baru Menargetkan Toyota HiAce