Lonjakan Pencurian Kendaraan Melanda Stellantis di Detroit: Investigasi Polisi Sedang Berlangsung

Industri otomotif di Detroit sedang menghadapi gelombang pencurian kendaraan yang semakin meningkat, dengan insiden baru-baru ini di fasilitas penyimpanan Stellantis yang menyoroti kerentanan bahkan di tempat parkir dengan keamanan tinggi. Awal pekan ini, para pencuri menerobos pagar di lokasi penyimpanan dekat Kompleks Perakitan Detroit Jefferson, dan kabur dengan hampir selusin kendaraan Ram, Jeep, dan Dodge baru. Insiden ini menggarisbawahi tren yang mengkhawatirkan: pencurian mobil skala besar menjadi semakin umum di wilayah tersebut.

Detail Pencurian

Pembobolan terjadi sekitar jam 3 pagi di sebuah lahan yang berlokasi di Conner Street dan Mack Avenue. Di fasilitas tersebut, yang dikelola oleh penyedia logistik pihak ketiga, terdapat pencuri yang melarikan diri setelah melanggar pagar pembatas. Meskipun Stellantis telah mengkonfirmasi pencurian tersebut, inventaris lengkap kendaraan curian masih dirahasiakan. Laporan menunjukkan bahwa beberapa model Dodge Durango baru termasuk di antara yang diambil. Satu kendaraan kemudian ditemukan ditinggalkan di tengah salju tebal—sebuah kejadian yang sangat ironis dalam kejahatan yang sebenarnya biasa saja.

Kekhawatiran Seluruh Industri

Pencurian ini bukanlah peristiwa yang terisolasi. Sektor otomotif di Detroit mengalami lonjakan pencurian kendaraan terorganisir, dengan penjahat yang menargetkan dealer dan fasilitas penyimpanan. Kemudahan pencuri melewati tindakan keamanan—termasuk cara mereka memperoleh kunci kendaraan—masih diselidiki oleh Departemen Kepolisian Detroit.

“Di sini adalah daerah yang buruk, kawan. Mereka selalu mencuri.” – Nirmarjat Singh, penduduk setempat

Detail Terbatas Dari Penyidik

Stellantis mengeluarkan pernyataan singkat yang mengonfirmasi kerja samanya dengan penegak hukum tetapi menolak memberikan rincian lebih lanjut karena penyelidikan yang sedang berlangsung. Kurangnya transparansi menimbulkan pertanyaan yang belum terjawab mengenai protokol keamanan di tempat penyimpanan dan apakah insiden serupa pernah terjadi sebelumnya. Warga mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap situasi tersebut dan menyerukan peningkatan tindakan keamanan.

Meningkatnya frekuensi pencurian ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas praktik keamanan yang ada dalam rantai pasokan otomotif. Sebelum upaya perlindungan yang lebih ketat diterapkan, para pembuat mobil dan pemerintah daerah akan menghadapi perjuangan berat melawan aktivitas kriminal yang semakin terorganisir.

Попередня статтяTiongkok Mengamanatkan Kontrol Fisik Mobil karena Penolakan Kelebihan Layar Sentuh
Наступна статтяStrategi EV Subaru: Mengapa Trailseeker Tidak Menjadi “E-Outback” di Australia