Masuknya Xiaomi ke pasar kendaraan listrik (EV) dengan SU7 dimulai dengan awal yang baik. Perusahaan melaporkan 4.000–5.000 unit dikirimkan pada minggu pertama setelah peluncuran pelanggan pada tanggal 23 Maret, yang menunjukkan permintaan yang signifikan untuk sedan barunya. Kesuksesan awal ini menyusul penjualan yang cepat dalam waktu 24 jam setelah pembukaan pre-order dan 15.000 pesanan yang dilakukan hanya dalam waktu 34 menit sejak peluncurannya pada tanggal 19 Maret.
Desain dan Dimensi Eksterior
SU7 mempertahankan profil fastbacknya yang ramping sambil memperkenalkan pembaruan eksterior yang halus. Perubahan utama termasuk gril depan yang didesain ulang dengan radar gelombang milimeter terintegrasi dan lampu depan “waterdrop” yang mampu menerangi hingga 400 meter. Sembilan pilihan warna kini tersedia, termasuk tambahan baru seperti Cabriolet Blue, Crimson Red, dan Indigo Green. Kendaraan ini berukuran panjang 4.997 mm dengan jarak sumbu roda 3.000 mm, menggunakan ban staggered berukuran 20 inci. Spoiler belakang yang dapat dibuka dan desain lampu belakang “halo” yang khas melengkapi paket eksteriornya.
Teknologi dan Kenyamanan Kabin
Di dalam, SU7 menawarkan sistem kokpit cerdas Xiaomi yang diperbarui dengan layar tengah 3K 16,1 inci, layar head-up 56 inci, dan panel instrumen berputar 7,1 inci. Penumpang belakang mendapat manfaat dari layar ekspansi opsional dan panel kontrol yang dapat dipindahkan. Konektivitasnya canggih, dengan kontrol kendaraan ganda 5G, Wi-Fi 7, dan UWB. Asisten dalam mobil Xiaomi mengelola 95% fungsi kendaraan melalui perintah suara. Kabinnya mengutamakan kenyamanan dengan kursi yang dapat disesuaikan 18 arah, bantalan yang dapat dipanjangkan, guling aktif, dan kursi penumpang depan “gravitasi nol” yang menawarkan fungsi ventilasi, pemanas, dan pijat.
Performa dan Kemampuan Pengisian Daya
Jajaran SU7 menampilkan tiga varian yang ditenagai motor listrik V6s Plus. Model Standar dan Pro menghasilkan tenaga 235 kW, sedangkan varian Max menghasilkan 288 kW. Versi Standar dan Pro menggunakan platform 752V, sedangkan Max ditingkatkan ke arsitektur 897V. Angka jangkauan CLTC adalah 720 km, 902 km, dan 835 km untuk masing-masing varian. Performa pengisian dayanya cepat: menambah jangkauan 450 km, 490 km, atau 670 km hanya dalam 15 menit, tergantung modelnya.
Sistem Bantuan Keselamatan dan Pengemudi
Semua varian SU7 dilengkapi dengan LiDAR, radar gelombang milimeter 4D, dan platform komputasi 700 TOPS yang mendukung sistem bantuan pengemudi HAD Xiaomi. Sistem ini menggunakan model multimodal untuk meningkatkan persepsi lingkungan. Kendaraan ini juga dilengkapi sembilan kantung udara dan balok pintu yang diperkuat yang terbuat dari baja panas 2200 MPa untuk keselamatan maksimum.
Masuknya SU7 dengan cepat ke pasar kendaraan listrik, dikombinasikan dengan harga yang agresif dan fokus pada teknologi canggih, menempatkan Xiaomi sebagai pesaing serius dalam lanskap otomotif yang kompetitif. Kinerja minggu pertama ini menandakan minat konsumen yang kuat dan menunjukkan bahwa Xiaomi berada pada posisi yang tepat untuk menantang produsen kendaraan listrik yang sudah mapan.
